Sarasehan Adat XL menjadi wadah untuk meninjau, mengevaluasi, dan mengkaji kembali Komisi A Ambalan Alibasyah–Ambalan Ratnaningsih yang berkaitan dengan Tata Adat. Pembahasan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kehidupan adat di ambalan selama satu tahun ke depan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Pembukaan yang dilaksanakan di Lapangan Basket MAN 1 Yogyakarta dengan Kak Siti Baroroh, S.Si. sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya Sarasehan Adat sebagai salah satu agenda yang memiliki peran dalam menjaga dan mengembangkan Tata Adat Pramuka MAN 1 Yogyakarta.
“Melalui Sarasehan Adat, berbagai hal yang berkaitan dengan Tata Adat dapat dibahas dan disesuaikan dengan kebutuhan ambalan. Bagi adik-adik kelas 10 yang baru mengenal Pramuka Penegak, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengenal lebih jauh tentang ambalan beserta adat yang berlaku di dalamnya,” ujarnya.
Setelah seluruh pembahasan dan perumusan kesepakatan selesai, kegiatan ditutup melalui Upacara Adat Tutup dengan harapan kesepakatan yang dihasilkan melalui Sarasehan Adat XL tidak hanya menjadi aturan tertulis, tetapi juga dapat dipahami dan dilaksanakan secara bertanggung jawab oleh seluruh anggota.



Komentar
Posting Komentar